FIFA coret , Buang , Musnahkan Nama Halim Mahfudz dari Situs resminya

Sehari setelah ditunjuk untuk menggantikan posisi Halim Mahfudz sebagai Sekjen PSSI, Hadiyandra sudah mendapat pengakuan dari FIFA setelah FIFA coret , Buang , Musnahkan Nama Halim Mahfudz dari Situs resminya. Paling tidak itu terlihat dari pencantuman namanya dalam situs resmi FIFA untuk halaman Indonesia per Kamis (28/2). Penulisan nama Hadiyandra sebagai Sekjen sendiri terdapat di tabel mengenai informasi asosiasi sepak bola Indonesia. Namanya berada di urutan nomor tiga setelah Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin dan Wakil Ketua Umum, Farid Rahman.
Yang menarik, dalam tabel itu, nama Nilmaizar tetap ditulis sebagai pelatih Indonesia. Bersamaan dengan penunjukkan Hadiyandra, rapat Komite Eksekutif PSSI, Rabu (28/2), yang melibatkan Djohar, Mawardi Nurdin, dan empat anggota Komek: La Nyalla Mattalitti, Tony Aprilani, Roberto Rouw, dan Erwin Dwi Budiawan, telah memutus Nilmaizar
Rapat Komek memutuskan untuk menunjuk Luis Manuel Blanco sebagai pengganti Nilmaizar sebagai pelatih Indonesia. Penunjukkan ini sekaligus melengkapi persetujuan pembentukan Badan Tim Nasional (BTN). (sP)

Umuh Muchtar dan Mantan Pacarnya Rayakan Hari Jadian mereka Yang ke-44

Kamis (28/2/2013) malam menjadi malam yang bahagia bagi Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. Maklum malam itu Umuh bersama sang istri Hj. Pipin Muchtar merayakan ulang tahun pernikahannya bersama mantan pacarnya  yang ke 44 bersama anak cucu serta skuad Maung Bandung.

Rentang 44 tahun masa pernikahan, dalam beberapa tahun ini Umuh lebih fokus mengurusi Persib Bandung. Dibalik kesibukannya mengurus Persib, sosok Hj. Pipin begitu berati bagi H. Umuh Muchtar.

"Ibu tahu persis saya sudah mendarah daging dengan Persib. Sampai ketika Pa Dada (walikota Bandung) menyerah mengurus Persib, saya berani meneruskan Persib dengan meminjam uang 5,5 milyar," kata Umuh usai merayakan ultah pernikahannya.

Umuh berharap keluarga besarnya, terutama istri tercinta tidak bosan untuk memberikan dukungannya dalam mengurus dan memajukan Persib Bandung.

"Kalau ibu sih selama masih kuat dan bapak sehat akan terus mendukung suami. Mudah-mudahan dipernikahan ke 44 ini ada berkahnya bagi semua, baik keluarga dan Persib sendiri," timpal Hj. Pipin.(ao)

Hari Ini Rohit Chand Ultah , Kembali gabung PSPS dari Nepal tanggal 9 Maret

-Hari ini pemain bintang timnas nepal yang memperkuat psps berulang tahun . Selalu menjadi andalan psps di setiap laga membuat kepergiannnya membela timnas nepal  menjadikan psps nampak kurang seimbang .PSPS terpaksa harus bermain tanpa kehadiran gelandang bertahan Rohit Chan kala melakukan tour laga tandang ke Pulau Jawa, menantang Persib Bandung dan ke Persita Tengerang. Sebab Rohit harus kembali kenegaranya, Nepal untuk membela tim nasionalnya.

Namun Rohit diperkirakan tidak akan lama meninggalkan PSPS. Diperkirakan,hanya dua laga tandang ini saja Rohit absen dari PSPS. Setelah itu, Rohit kembali lagi bersama PSPS.

"Rohit untuk dua laga tandang ini saja absen. Setelahnya, sudah bergabung dengan kita," kata pelatih kepala PSPS Mundari Karya kemarin.

Mundari menjelaskan, Rohit menjalani laga bersama timnas Nepal pada tanggal 2 dan 6 Maret nanti. Setelah itu, Rohit akan kembali bertolak ke Pekanbaru untuk bergabung bersama rekan - rekan PSPS lainnya.

"Tanggal 8 Maret, Rohit sudah di Singapura. Berarti tanggal 9 sudah bergabung bersama kita di Pekanbaru," ujarnya.

Bila semua berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, berarti Rohit akan bisa tampil kala PSPS kembali melakoni laga kandang di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang kala menjamu Persepam Madura pada tanggal 10 Maret nanti.

Namun belum diketahui apakah kala laga kandang tersebut Rohit sudah bisa diturunkan atau tidak. Sebab faktor kebugaran juga menjadi perhatian pelatih menurunkan seorang pemain.

"Jangan dulu kita cerita bisa diturunkan atau tidak saat lawan Persepam nanti. Karena faktor keburagaran juga harus kita perhatikan," ujar Mundari.

Rohit selalu menjadi pilihan Mundari dalam setiap pertandingan PSPS. Ia berduet dengan Ade Suhendra menghalau serangan lawan. Walau cedera pun, cedera ringan, Mundari tetap memilih Rohit. (chu)

Liga Tarkam Laknat IPL minim Siaran Langsung , Klub-Klub jadi Loyo

Laga tarkam laknat Indonesia Premier League (IPL) musim ini yang tidak banyak disiarkan secara langsung disesalkan klub. Mereka khawatir akan semakin susah mencari sponsor dengan kondisi ini.     

CEO PT Liga tarkam  Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Widjajanto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kesepakatan penyiaran atau broadcasting agreement . Hasilnya, pihak MNC sebagai pihak yang televisi hanya akan menayangkan pertandingan pilihan.     

"MNC hanya akan menayangkan pertandingan pilhan. Mereka belum menentukan tapi akan memilih laga tertentu yang dianggap menguntungkan bagi mereka," ujar Widja.

Kondisi ini ternyata membuat klub khawatir. "CEO PT jakarta fc, pengelola jakarta fc, menyebut hanya laga pilihan yang akan disiarkan akan membawa kerugian bagi klub tertentu. Alasannya, tanpa adanya tayangan langsung yang merata, maka peluang klub untuk mendapatkan sponsor juga tereduksi.     

Dia khawatir langkah ini juga dapat menimbulkan kecemburuan terhadap klub lain. Sebab, hanya klub dengan nama besar dan memiliki basisi suporter besar seperti Persebaya Surabaya, PSM Makassar dan Semen Padang saja yang akan menikmati keuntungan penyiaran.      

"Sponsor tentu akan berhitung lagi kalau pertandingan klub tidak ditayangkan. Itu membuat peluang klub mendapatkan sponsor sulit. Karena sponsor ingin klub yang disponsorinya akan mendapat tayangan langsung tidak," katanya.     

Pernyataan sama dilontarkan oleh Erizal Anwar, CEO PT Kabau Sirah Semen Padang. Menurut dia, sampai saat ini tim belum mengetahui dan dari LPIS mengenai kondisi ini. Tapi, karena tak kunjung ada kepastian klub akhirnya mempertanyakan.

Bagi dia, selain masalah sponsor, pemain dan tim juga akan mengalami dampak dari tayangan langsung yang kurang.

"Bukan cuma sulit cari sponsor, tapi tim dan pemain kurang mendapatkan promosi kepada pecinta sepak bola," terangnya.(asf)

Djohar : Nil maizar Belum Sepenuhnya dipecat , Hanya Dikasih Pilihan ,....

Keputusan rapat Excecutive Committee (Exco) yang memberhentikan pelatih Timnas Senior Nilmaizar sepenuhnya belum 100 persen.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin saat ditemui dalam perhelatan laga uji coba Timnas U-19 melawan Bina Putra FC di Stadion Utama Bima Kota Cirebon, Kamis (28/2).

Djohar menjelaskan bahwa, Exco tidak memecat Nil. Exco masih memberikan kesempatan kepada Nil untuk memilih. Sedangkan keputusannya dikembalikan kepada mantan pelatih Semen Padang tersebut.

"Saya dan Exco sama sekali tidak memecat Nil. Keputusannya saya kembalikan kepada Nil sendiri apakah masih mau bergabung dengan Timnas Senior, atau akan memilih tim mana yang akan dia latih," jelasnya.

Tapi yang jelas, menurut Djohar, pihaknya tidak pernah memecat Nil. Lebih lanjut pria kelahiran Sumatera Utara itu menjelaskan bahwa, keputusannya mengangkat pelatih asa Argentina Luis Manuel Blanco adalah berdasarkan pada pembicaraan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Argentina Cristina Elisabet Fernandez de Kirchner.

"Tentu Argentina juga memberikan opsi seorang pelatih tidak sembarangan. Pengangkatan Blanco adalah berdasarkan pembicaraan kedua kepala negara," tuturnya.

Djohar berharap, pengalaman melatih Blanco yang sudah mendunia mampu mendongkrak prestasi Timnas Indonesia yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti SEA Games 2013 Myanmar.

"Penunjukkan Blanco ini adalah upaya untuk meningkatkan prestasi timnas. Sebab, melihat dari segi pengalaman, jelas Blanco lebih dari Nil. Pengalamanya melatih di sejumlah negara di Amerika dan Eropa, dan terakhir di China, semoga mampu mewujudkan harapan kita semua," pungkasnya.(fa)

MENPORA : Halim mahfudz jangan gila donk ,........

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo meminta kepada pihak pembuat onar sepakbola , khususnya halim mahfudz untuk bisa menahan diri dan bertindak yang aneh . Ia meminta halim legowo serta  menghentikan perdebatan seputar sah atau tidaknya rapat Komite Eksekutif (Exco) yang digelar di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (27/2).

Rapat tersebut menghasilkan tiga keputusan penting. Pertama, memecat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Halim Mahfudz. Kini, posisi tersebut diisi Hadiyandra, yang sebelumnya menjabat Deputi Sekjen PSSI Bidang Organisasi.

Kemudian, mengesahkan berdirinya Badan Tim Nasional (BTN). Lalu, mengangkat pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk menangani Tim Nasional Indonesia di kualifikasi Piala Asia 2015. Alhasil, Blanco menggantikan tugas yang sebelumnya diemban Nilmaizar.

Diterangkan pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo tersebut, hasil rapat Exco PSSI adalah sah. Sebab menurutnya, pelaksanaan rapat Exco sudah mengikuti mekanisme yang tepat.

"Alasan utamanya, rapat Exco tersebut dihadiri dan disetujui langsung Ketua Umum PSSI Djohar Arifin," ujar pria kelahiran Yogyakarta, 18 Juli 1968 tersebut.

Roy menilai, rapat Exco tersebut merupakan bentuk rekonsiliasi meskipun putusannya tidak dihadiri anggota Exco lainnya.

"Kita tidak perlu lagi berandai-andai. Marilah kita hormati dan jalankan keputusan tersebut," tukas alumnus fakultas Ilmu komunikasi Universitas Gadjah Mada (1991-2001) itu. (eda)

Semakin Menggila , Halim Mahfudz Laporkan Djohar ke FIFA

Mantan Sekretaris Jenderal PSSI Halim Mahfudz semakin menggila dan mengada-ada untuk mengacaukan sepakbola indonesia , ia melaporkan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin kepada FIFA. Ini setelah Djohar menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) pada Rabu (27/2) yang dinilainya tak sesuai prsedur.
“Saya sudah surati ke FIFA tadi malam. Saya hanya ingin menegakkan statuta,” kata Halim di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/2).
Halim mengatakan, rapat Exco yang memutuskan memecat dirinya dan juga pemberhentian Nil Maizar sebagai pelatih timnas, dipastikan tidak sah karena tak sesuai dengan aturan organisasi PSSI yang berlaku.
Dia menjelaskan, rapat itu melanggar Statuta PSSI pasal 36 ayat 3. Karena rapat yang berlangsung di ruangan Ketua Umum PSSI tersebut tidak ada undangan resmi dari Sekjen dan agenda rapat tidak disetujui oleh semua Exco untuk melaksanakan pertemuan tersebut.
“Sudah jelas aturannya, rapat Exco itu harus melalui undangan Sekjen. Sedangkan saya, tidak pernah mengirim surat undangan menggelar rapat Exco pada tanggal tersebut,” tambahnya.
Selain itu, tambah Halim, ada pelanggaran lain yang terjadi. Yakni hadirnya empat petinggi KPSI yang merupakan anggota Exco terhukum PSSI ; La Nyalla Mattalitti, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan, dan Tony Aprilani.
Halim mengutarakan, pengembalian empat Exco terhukum tersebut belum disahkan di kongres. Sehingga, La Nyalla cs belum dapat menggunakan wewenang untuk melakukan pembahasan apalagi menggunakan hak suara untuk PSSI. Menurut Halim, hal ini sesuai dengan poin di Mou 7 Juni 2012 dan surat FIFA 18 Desember 2012 dan 13 Februari 2013.(gs)

Halim Mahfudz buat Kongres Tandingan !!

- Dipecat sebagai Sekjen PSSI, Halim Mahfudz melawan. Halim bahkan sudah menyiapkan kongres yang juga akan diselenggarakan di Bandung, pada 17 Maret 2013.

"Untuk saat ini ada tiga hotel yang menjadi pilihan, yaitu Grand Hyatt, Gunung Putri dan Pine Mansion," kata Halim di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/2).

Selain menyiapkan hotel, Halim juga menyatakan kepanitiaan Kongres yang akan diselenggarakan di Bandung sudah siap. Ketua Kongres versi Halim Mahfudz Dkk diketuai oleh Saleh Mukaddar.

Adapun untuk verifikasi peserta, ia menyebut akan melibatkan lima orang yaitu Agus Yasmin, Cholid Goromah, Hadiyandra, Farid Mubarok, dan Bustomi.

"Lima orang sudah kami tugaskan untuk melakukan verifikasi. Perwakilan kami akan bekerja sama dengan tim verifikasi dari lembaga lain," jelas Halim. (cn)

Halim Mahfudz masih Mengaku-ngaku Sebagai Sekjen PSSI

Halim Mahfudz mendatangi kantor PSSI, Senayan Jakarta, Kamis (28/2) atau hanya sehari setelah rapat eksekutif komite (exco) PSSI memutuskan untuk memberhentikannya dari jabatan Sekjen PSSI. Kepada wartawan, Halim mengaku masih menjadi Sekjen PSSI yang sah.

"Saya sebagai sekjen PSSI mempertanyakan prosedur pengumuman itu, karena katanya lewat exco. Sebagai sekjen saya tidak pernah mengeluarkan undangan rapat exco," kata Halim Mahfudz di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Kamis (28/2).

Halim melanjutkan, dirinya memang pernah mengeluarkan undangan rapat exco untuk hari Senin (26/2). Tapi rapat batal dilaksanakan karena anggota exco sibuk.

"Kemudian tiba-tiba ada rapat yang kita tidak tahu sehingga exco lain tidak hadir. Saya dengar dua exco hadir, kemudian juga ada empat exco yang belum diterima kongres untuk kembali," ungkapnya.

Secara aturan, kata dia, baik di MoU statuta, jika mau kembali harus lewat kongres. Tapi kongres belum dilaksanakan sehingga empat exco tersebut, kata Halim, belum boleh terlibat dalam pengambilan kebijakan di PSSI.

"Olehnya itu dengan segala hormat saya menolak keputusan yang tidak prosedural. Saya menetapkan diri masih sebagai sekjen bukan karena mau mempertahankan, tapi untuk menegakan statuta," kata CEO Halma Strategic tersebut.(af)

Arema vs PBR = 4-2 , Da Costa Hattrick

Arema Indonesia berhasil memperpanjang rekor kemenangan kandangnya di ajang Liga Super Indonesia (ISL) musim ini setelah mengalahkan Pelita Bandung Raya 4-2, Kamis, 29 Februari 2013. Kemenangan ini juga diwarnai hattrick Alberto 'Beto' Goncalves da costa.

Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis, 28 Februari 2013 ,Arema tampil mendominasi sejak babak pertama. Baru 4 menit pertandingan berjalan, Singo Edan sudah mengancam gawang tim tamu lewat tandukan pemain naturalisasi, Christian 'El Loco' Gonzales. Sayangnya, bola masih mampu dijinakkan oleh kiper PBR, Tema Mursadat.

Pada menit ke-10, kesalahan dilakukan pemain bertahan PBR, Riyandi Ramadana. Saat hendak mengamankan daerah pertahanannya, Riyandi justru mengarahkan bola ke kaki Alberto 'Beto' Goncalves yang berada di kotak penalti. Tanpa membuang waktu, mantan striker Persipura Jayapura itu pun sukses merobek jaring Tema Mursadat.

PBR berusaha mengejar ketertinggalannya lewat tendangan Gaston Castano pada menit ke-22. Sayangnya, bola yang mengarah ke gawang Arema masih mampu diamankan oleh penjaga gawang, Kurnia Meiga.

Semenit kemudian, Arema kembali membuka peluang lewat Beto memanfaatkan umpan matang Hendro Siswanto. Tapi, tandukannya masih melambung di atas mistar gawang PBR. Hingga turun minum, Arema tetap unggul 1-0 atas Pelita Bandung Raya.
Di babak kedua, tim tamu justru mengejutkan tuan rumah setelah Gaston Castano berhasil menjebol gawang Arema pada menit ke-48. Pemain asal Argentina itu berhasil memperdayai penjaga gawang Singo Edan, Kurnia Meiga usai menerima umpan matang dari Eka Ramdhani.

Namun skor imbang 1-1 tak bertahan lama. Setelah sempat membuang peluang pada menit ke-48, Beto akhirnya berhasil membawa Arema kembali unggul pada menit ke-51. Memanfaatkan umpan Hasyim Kipuw, mantan pemain Persipura itu sukses menaklukkan kiper Tema Mursadat.

Beto kembali menorehkan namanya di papan skor pada menit ke-76. Kali ini lewat titik putih penalti setelah pemain bertahan PBR, Milovanovic hands ball saat berniat menghalau umpan Dendi Santoso.

PBR sempat memperkecil ketertinggalan lewat tandukan Dane Milanovic pada menit ke-85. Namun Christian 'El Loco' Gonzales memastikan Arema Unggul 4-2 lewat golnya di masa injury time. El Loco menjebol gawang Tema Mursadat usai memanfaatkan bola liar di kotak penalti.

Ini merupakan kemenangan keenam beruntun yang diraih Singo Edan di depan publiknya. Tambahan tiga angka membuat Arema kini berada di puncak klasemen ISL dengan koleksi 21 poin dari 10 pertandingan. Sedangkan PBR berada di urutan ke-13 dengan koleksi 19 poin.

Susunan PemainArema Indonesia: Meiga(c), Kipuw, Igbonefo, Purwaka, Gathuessi, Sukadana, Hendro, Dendi, Ridhuan, Beto, Gonzales
Cadangan: AK, Alfarizi, Beni, Dedi, Joko, Irsyad, Qischil

Pelita Bandung Raya: Tema, Syaifudin, Milovanovic, Dadic, Riyandi, Arsyad, Munadi, Dolly, Rizky, Eka Ramdani(c), Gaston
Cadangan: Edi, Nova, Rama, Adi, Iman, Gugum, Asep

Ruang PSSI Dikunci, Halim-Bob Konferensi Pers di Lobi

Halim Mahfudz rupanya tidak menerima hasil rapat anggota eksekutif komite (exco) PSSI yang digelar di kantor PSSI Senayan, Rabu (27/2) kemarin yang memberhentikan dirinya sebagai Sekjen PSSI.

Kamis (28/2) hari ini, Halim terlihat mendatangi Kantor PSSI untuk menggelar konferensi pers. Halim terlihat didampingi oleh anggota exco PSSI Bob Hippy yang sebelumnya sudah menolak hasil rapat tersebut.

Sayang upaya Halim untuk menggelar konferensi pers terhadang. Itu karena ruang konferensi pers PSSI terkunci rapat.

"Mana kuncinya," kata Halim Mahfudz sambil menggoyang-goyangkan pintu ruang konferensi pers.

Setelah beberapa menit menunggu dan kunci ruang konferensi pers tak kunjung datang, Halim dan Bob Hippy akhirnya menggelar konferensi pers di lobi PSSI.(ad)

MENPORA : ISL sekarang Kompetisi LEGAL !

-- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menyatakan, kembalinya empat eksekutif komite (exco) ke PSSI menjadi pertanda bersatunya kembali sepakbola nasional. Kembalinya empat exco ini juga secara otomatis Indonesia Super League (ISL) kembali ke yurisdiksi PSSI.

"Kalau empat exco kembali maka secara otomatis ISL berada di bawah yurisdiksi PSSI. Saya juga sudah menyatakan hal ini ke La Nyalla," kata Menpora Roy Suryo saat ditemui Media Centre Kemenpora Senayan Jakarta, Kamis (28/2).

Ia menyatakan, dalam proses rekonsiliasi ini kedua pihak harus sama-sama menang. Tidak boleh ada pihak yang merasa dikorbankan atau merasa dikalahkan.

"Saya pikir kedua pihak harus menang. Kalau yang satu menang yang lain juga harus menang," ujar politikus dari Partai Demokrat tersebut.

Roy juga berharap KPSI membubarkan diri setelah Kongres PSSI 17 Maret yang menggunakan voters Solo dilaksanakan. "Insya Allah nanti setelah Kongres terbentuk maka KPSI membubarkan diri. Doakan saja nanti tidak ada lagi pihak-pihak yang melakukan persuratan baik itu ke FIFA maupun ke AFC," ujarnya.(sg)

PERTAMINA akan Sponsori Klub Liga Inggris

Pertamina bakal menjadi sponsor tim papan atas Seri A, AC Milan, namun kini BUMN tersebut bakal menjajaki kemungkinan menjadi sponsor tim papan atas liga utama Inggris di musim depan.
Rencana ini hanya tinggal menunggu lampu hijau dari Direktur Utama Pertamina Galaila Karen Agustiawan.
Vice President Corporate Communication Ali Mundakir mengatakan, saat ini kerja sama tersebut masih proses penawaran dalam bentuk kerja sama atau sponsor.
Ali mengaku manajemen klub tersebut belum menawarkan nilai kontrak kerja sama secara resmi.
“Mereka belum menawarkan secara resmi. Tetapi, apabila kerja sama tersebut bisa dicapai berarti musim depan adboard Pertamina bisa mejeng di pinggir stadion mereka,” ujar Ali di Jakarta Kamis (28/2).
Namun, pihaknya masih merahasiakan klub liga utama Inggris yang sedang dijajaki. Yang pasti, kata dia, klub tersebut merupakan salah satu klub papan dan masuk jajaran big four English Premier League (EPL).
“Pokoknya salah satu big four deh. Mudah-mudahan tahun depan bisa terwujud,” kata dia.[st]

KENANGAN : Foto Jejak Persija vs Persib di Masa Lalu

Ini adalah pertandingan Persija VS PERSIB tahun 86/87 pertandingan ini kalau berakhir 3-3.  Stadion Senayan, waktu itu masih menggunakan nama senayan, didominasi oleh pendukung persib alias BOBOTOH. Persija waktu itu masih menggunakan warna merah sebagai warna utamanya. Sebuah fakta yang mungkin tidak banyak dari pendukung persija sekarang yang tahu. Yang ada digambar adalah kapten persib saat itu, Adeng Hudaya (7), sementara dari pihak Persija Tony Tanamal (3).

pertandingan antara Persija VS PERSIB tahun 90. Yang ada digambar adalah kekey Zakaria yang sedang dihadang oleh seorang pemain belakang persija.

Masih pertandingan Persib VS PERSIJA di stadion senayan yang saat itu dibanjiri BOBOTOH.

Polisi tak Izinkan Duel Persib vs Persija di Gelar di Kolam Renang , Siliwangi

Polisi memastikan tidak mengeluarkan izin pertandingan laga klasik antara Persib Bandung versus Persija Jakarta di Stadion yang oleh pemain persib , sergio van dijk dijuluki kolam renang ,  Siliwangi Bandung, Minggu (3/3/2013).

Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya menyebutkan, tidak diizinkannya laga Persib versus Persija di Stadion Siliwangi lantaran berbarengan dengan akan digelar rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat terkait hasil Pilgub Jabar 2013.

"Waktunya bersamaan dengan Pleno KPU, makanya kita tidak mengizinkan.Jadinya di Jalak Harupat. Izinnya sudah turun," ujar Anis.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menambahkan, tidak diizinkannya laga Persib versus Persija di Siliwangi, perhitungannya lebih kepada masalah keamanan karena saat bersamaan digelar rapat pleno di Kantor KPU Jabar.

"Kita rekomendasikan Panpel untuk melaksanakannya di Kabupaten Bandung (si Jalak Harupat)," paparnya.

Kendati demikian, Martinus menyampaikan, pihaknya belum menerima informasi terbaru dari pihak Panpel. Sejauh ini, katanya, Panpel belum memberikan keputusan menerima tidaknya bermain di si Jalak Harupat.(gs)

Dukung Persiba Lewat lagu , Balistik mau Buat Album Kompilasi

Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) tengah disibukkan dengan kegiatan untuk memperingati hari jadi mereka yang ke-7 tahun, 19 April nanti.

Berbagai acara telah disusun oleh suporter yang dikenal punya loyalitas tinggi kepada klub  Persiba Balikpapan tersebut. Di antaranya, lomba mewarnai, fun futsal, festival band cipta lagu suporter, dance competition, dan chant competition.

Khusus untuk festival band, lagu dari peserta akan dinyanyikan Balistik saat mendukung Persiba. “Kami ingin memberikan wadah bagi komunitas band di Balikpapan untuk mendukung Persiba melalui lagu,” kata Humas Balistik, Ruslan.

“Jika memungkinkan, kami berencana untuk membuat album kompilasi. Untuk itu, kami berharap dukungan dari semua pihak,” tambahnya.

Ditambahkan Ruslan, tujuan utama dari acara ini adalah mengajak masyarakat Balikpapan agar datang ke stadion saat Beruang Madu melakoni laga kandang. “Dengan begitu, pendapatan dari tiket pertandingan bisa berlipat. Tanpa sokongan APBD, tentu hal itu sangat berharga bagi Persiba,” tandasnya.

Acara sendiri akan difokuskan di Gedung KNPI Balikpapan. Puncaknya, akan dilangsungkan 20 April mendatang. “Malam puncak akan ada kejutan dari kami, tapi itu masih rahasia,” pungkasnya.(AF)

Inilah Susunan Skuad Detasemen Khusus Pengawal Kongres

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membentuk satuan tugas (satgas) normalisasi persepakbolaan nasional. Satgas ini bertujuan untuk mengawal pelaksanaan Kongres PSSI yang akan diselenggarakan di Jakarta, Minggu 17 Maret 2013.

"Tujuan pembentukan satgas untuk mengawal solusi dari FIFA dalam penyelesaian persepakbolaan nasional. Untuk selanjutnya satgas ini diberi nama satgas normalisasi persepakbolaan nasional," kata Menpora Roy Suryo saat menggelar konferensi pers di Media Centre Kemenpora, Kamis (28/2).

Menpora menyatakan, satgas yang dibentuk melalui Surat Keputusan (SK) Menteri  Nomor 0026 tahun 2013 tertanggal 27 Februari 2013 tersebut tidak akan tumpang tindih dengan tim verifikasi peserta kongres yang dibuat oleh PSSI.

"Satgas akan melakukan fungsi di belakang tugas PSSI yang akan melakukan verifikasi. Artinya, satgas berfungsi untuk memastikan apakah verifikasi berjalan dengan baik atau tidak," tegasnya.

Satgas Normalisasi Persepakbolaan Nasional terdiri dari dua unsur, yakni penasehat dan pelaksana. Pada unsur pelaksana akan diketuai Rita Subowo, Wakil Ketua Agum Gumelar dan Sekretaris Yuli Mumpuni Widarso.

Lalu unsur pelaksana terdiri dari unsur kemepora, pelaku olahraga dan wartawan. Ketua Pelaksana Satgas dijabat Faisal Abdullah, Wakil Ketua Yesayas Oktovianus, Sekretaris Victor Emanuel dan Wakil Sekretaris: Mohammad Kusnaeni.

"Satgas bertanggung jawab pada Kemenpora. Seluruh biaya yang diakibatkan Satgas ini dibebankan ke DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Kemenpora," ujar Roy. (an)

Penasehat Satgas
Ketua: Rita Subowo
Wakil Ketua: Agum Gumelar
Sekretaris: Yuli Mumpuni Widarso
Anggota:
1. Utut Adianto
2. Tono Suratman
3. Heru Nugroho
4. Eko Indrajit
5. Ivana Lie

Pelaksana Satgas
Ketua: Faisal Abdullah
Wakil Ketua: Yesayas Oktovianus
Sekretaris: Victor Emanuel
Wakil Sekretaris: Mohammad Kusnaeni

Anggota:
Ganjar Laksamana Bonaparta
Ferryl Raymond Hattu
Apung Widadi
Velentino Simanjuntak
Yusuf Kurniawan

Asisten Pelatih Botak Asal Brazil Siap dipecat Asal Gaji Dibayar

Asisten pelatih Timnas botak asal brazil, Fabio Oliveira mengaku tidak mempermasalahkan pemecatan dirinya. Namun ia berharap PSSI tetap mematuhi kontrak terutama soal pelunasan pembayaran gaji.

"Pada dasarnya kami menerima pelatih baru, kalau memang baik untuk timnas kenapa tidak. Tapi tolonglah kontrak kami dibereskan," kata Fabio Oliveira saat dihubungi via telepon, Kamis (28/2).

Seperti diketahui, gaji mantan pemain PSP Padang ini, tertunggak selama enam bulan. Hingga kini belum ada sepeser pun uang yang masuk ke rekening Fabio.

"Kalau mampu mengontrak pelatih baru, tentunya mereka punya uang. Tolong bayar kewajiban. Dulu kami yang ditawari menjadi pelatih, bukan kami yang minta pekerjaan ke PSSI," ungkap pria botak asal Brazil ini.

Ia juga mengungkapkan kondisi sepakbola Indonesia tidak menguntungkan. Konflik sepakbola nasional membuat banyak kebingunan bagi pelatih dan pemain.

"Sekarang aturan mana yang berlaku saya tidak tahu. Kami bingung, tapi kami tidak mempermasalahkannya," jelasnya.

Dalam rapat eksekutif komite (exco) PSSI kemarin memutuskan mengsahkan Badan Tim Nasional (BTN) yang diketuai Isran Noor dan Wakil Ketua Harbiansyah.

Exco juga menetapkan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih. Blanco akan didampingi Jorge di Gregorio sebagai asisten pelatih dan Marcos Conenna sebagai pelatih fisik. Trio pelatih ini berasal dari Argentina.(af)

Gresik United Pecat Suharno Berdasarkan Polling yang diberikan Pemainnya

Persegres Gresik mengulangi tradisinya musim lalu, gonta-ganti pelatih. Tak sampai separo musim membesut Persegres, Suharno akhirnya harus terdepak dari posisi pelatih kepala. Pemberhentian Suharno tersebut resmi dilakukan manajemen Persegres per Rabu kemarin (27/2).

Berdasarkan data yang diperoleh, pemberhentian tersebut didasarkan dari hasil polling manajemen kepada seluruh pemain Persegres sehari sebelumnya (26/2).

Dua pilihan diberikan manajemen ke pemain terkait langkah evaluasi berikutnya, antara mengganti pelatih kepala atau mempertahankan Suharno di posisi pelatih kepala.

Hasilnya cukup mencengangkan. Dari 26 pemain (minus Siswanto), sebanyak 75 persen atau 20 orang di antaranya tidak menginginkan pelatih Suharno lagi.

Tanda-tanda adanya disharmonisasi ini sudah bisa ditebak dengan melihat Persegres saat dipecundangi Pelita Bandung Raya (24/2). Suharno juga tidak terlihat saat sesi latihan sore kemarin.

Pihak manajemen sendiri hanya berani merilis kabar terkait pemberhentian Suharno ini via akun Twitter resminya. Performa klub yang berjuluk Laskar Joko Samudro itu dijadikan dasarnya. Persegres hanya mampu 4 kali menang, sekali imbang dan sisanya tumbang.

Sedangkan jajaran petinggi seperti CEO PT Persegres Jaka Samudra Gresik Soesanto Tjahjo Kristiono tidak bisa dimintai keterangan resminya. Pun demikian dengan manajer Thoriq Majiddanor. Hingga berita ini ditulis, janjinya memberikan statemen resmi terkait dengan persoalan ini hanyalah isapan jempol belaka.

Hanya, media officer Persegres Adi Sarminto membenarkan jika antara manajemen dan pelatih Suharno tidak lagi bersama-sama. "Jam 4 sore tadi kami mengambil keputusan ini. tentu saja ini menjadi pilihan yang sulit bagi kami. Tapi, bagaimanapun keputusan harus tetap kami ambil demi kebaikan tim," tutur Adi dihubungi tadi malam.

Opsi pemberhentian pelatih, menurut Adi, dilakukan supaya antara pemain, pelatih dan manajemen bisa seirama. Sayang, dia tidak menjelaskan secara rinci bentuk tidak seirama mana yang menjadi keberatan jajaran manajemen. "Yang jelas kami ingin tim ini benar-benar solid," imbuhnya.

Terpisah, Suharno enggan memberikan pernyataan terkait dengan status dirinya di klub kebanggan Ultras itu. Mantan pelatih Arema ISL musim lalu itu menyebut dua pihak di jajaran petinggi klub seperti CEO dan manajer yang harus menjelaskannya. "Merekalah yang lebih berkompeten," jelasnya singkat. (rn)

Dipecat PSSI , Nil Maizar Minta Dijadikan Manusia

- Pelatih tim nasional Indonesia Nil Maizar menilai PSSI tidak manusiawi dalam mengambil keputusan. Ini setelah dirinya dinyatakan dipecat Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin melalui rapat Komite Eksekutif bersama La Nyalla Mattalitti, Erwin Dwi Budiawan, Tony Aprilani, Mawardi Nurdin, Rabu (27/2).

Nil mengaku siap melepas jabatannya jika keputusan menunjuk pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk menggantikannya adalah keputusan terbaik. "Demi merah putih dan timnas Indonesia Saya siap tidak menjadi pelatih lagi, tapi saya minta dimanusiawikan," kata Nil melalui sambungan telepon kepada wartawan, Rabu (27/2).

Pelatih berusia 43 tahun itu berharap agar PSSI, khususnya Djohar Arifin, dapat melakukannya sesuai prosedur. Nil mengungkapkan, PSSI mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pada Januari 2013 kepadanya untuk menjadi pelatih selama kualifikasi Piala Asia 2015. Nil dikontrak PSSI hingga April 2014.

Dijelaskan Nil, pada SK tersebut semua tertera jelas peraturannya. "Harusnya ada pemberitahuan seminggu sebelum pemecatan. Keluarkan SK pemecatan terlebih dulu, baru menunjuk orang lain," ungkapnya.

Meskipun demikian, Nil tidak mau berkomentar lebih banyak mengenai keputusan pemecatan dirinya. Dia hanya meminta supaya PSSI menghormati kontraknya. "Saya memang yang ditunjuk PSSI melatih timnas. Tapi saya minta diperlakukan dengan baik," harapnya.

(sg)

Menpora: Rapat Exco PSSI Sudah Sah dan tidak bisa Diganggu Gugat

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo ikut mengomentari hasil rapat Eksekutif Komite (Exco) PSSI yang digelar di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Rabu (27/2). Roy menyatakan, rapat yang dihadiri enam anggota exco tersebut sudah sah.

Apalagi, kata dia, rapat exco dipimpin oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI Djohar Arifin Husein. "PSSI kan ketuanya Prof Djohar, kalau dari 11 itu lima orang enggak hadir itu enggak masalah. Yang masalah kalau tujuh orang tidak hadir," kata Roy Suryo saat ditemui di Kantor Kemenpora Jakarta, Rabu (27/2).

Menurutnya, rapat exco siang tadi menggambarkan bahwa PSSI sudah satu. "Ketua Umum PSSI, pak Nyalla dan tiga exco lainnya sudah menjadi satu PSSI," ujarnya.

Usai menggelar rapat exco, pengurus PSSI melakukan pertemuan dengan Menpora. "Mereka menyampaikan beberapa poin penting tentang hasil rapat exco yang diselenggarakan di kantor PSSI tadi siang. "Insya Allah kongres 17 Maret terlaksana," ujarnya.

Soal tim verifikasi, Kemenpora menyerahkan sepenuhnya ke PSSI. Kemenpora, hanya akan melakukan melakukan pengawasan.

"Doakan agar semua proses yg sedang berjalan mulai dari ketika terjadinya kesepakatan, hingga tanggal 17 Maret, kemudian penggabungan timnas itu akan berlangsung," jelasnya.(sp)

Persiwa vs Barito Putra = 1-0 , Gol tunggal Sekou

Hanya satu gol yang mampu diciptakan Persiwa Wamena saat menjamu Barito Putera di Stadion Pendidikan, Wamena, Rabu (27/2). Namun, gol itu cukup untuk mengantarkan kemenangan Persiwa 1-0 atas Barito.
Satu satunya gol yang tercipta pada laga yang dimpimpin wasit Thoriq Al Katiri itu, diciptakan oleh striker Camara Sekou pada menit ke-11. Dari beberapa peluang yang dihasilkan kedua kesebelasan pasca gol Camara, tidak ada yang bisa dikonversikan menjadi gol.
Pelatih Persiwa, Subangkit, mengaku gembira dengan kemenangan ini. Hasil ini pun membawa Persiwa naik keposisi 8 klasemen ISL 2012/2013.
“Permainan Persiwa sesuai dengan harapan. Anak-anak cukup bagus bermain. Lawan juga tampil baik, karena mereka menerapkan tekanan yang sangat tinggi sepanjang pertandingan,” kata Subangkit.
Sedangkan pelatih Barito, Salahuddin, tidak mau berkomentar terlalu banyak atas kekalahan ini. “Ya, pokoknya kami mengakui kemenangan Persiwa atas Barito kali ini,” ujar Salahuddin, singkat.
Di klasemen, Barito tetap berada di posisi kelima dengan nilai 13 dari 9 pertandingan.(dh)

Persib vs Psps = 4-1 , Mengejutkan di Awal , terkejut di Akhir

 Persib menang telak 4-1 (1-1) atas PSPS pada lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2012/2013 pada pertandingan kandang di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (27/2/13). "Asykar Bertuah" unggul lebih dulu lewat sepakan Makan Konate pada menit ke-2. Sementara gol balasan "Pangeran Biru" dilesakkan Supardi pada menit ke-25, Sergio van Dijk (55), M Ridwan dan Dzumafo pada menit 70 dan 80.
Menit ke-13 "Maung Bandung" mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Berawal dari hands ball pemain belakang PSPS, Ambrizal, berbuah tendangan bebas bagi Persib. Sayang, set piece yang diambil Sergio van Dijk masih melambung di atas mistar gawang PSPS yang dikawal Amin Syarifidin.
Berawal dari aksi individu Kenji Adachihara, pada menit 31 Persib memeroleh peluang untuk berbalik unggul. Namun, tendangan kaki kanan penyerang asal Jepang itu masih belum menemui sasaran. Berselang 3 menit, tendangan kaki kiri Sergio juga masih membentur tiang.
Setelah melesakkan gol cepat, pasukan Mundari Karya praktis hanya bisa bertahan untuk menghalau gempuran serangan tim besutan Djadjang Nurdjaman.
Pada pertandingan yang ditonton langsung sekitar 20 ribu penonton itu, pelatih Djadjang Nurdjaman melakukan sejumlah rotasi pemain. Posisi penjaga gawang yang biasa dihuni I Made Wirawan diganti Shahar Ginanjar. Pada sektor belakang, Maman Abdurahman masuk dalam starting eleven. Pada pertandingan tersebut, Persib menggunakan formasi 4-3-3, sedangkan PSPS 4-2-3-1. Peluit babak pertama ditiup, kedua tim masih sama kuat. 1-1
Memasuki babak kedua Firman Utina dan kawan-kawan langsung mendominasi permainan dengan mengurung barisan pertahanan PSPS yang digalang Tsimi Jaques. Berawal dari umpan silang M Ridwan, pada menit 55 sundulan Sergio van Dijk terlalu deras untuk dihalau kiper Amin Syarifidin. Persib berbalik unggul 2-1.
Pertandingan berjalan 70 menit, penyerang keturunan Belanda itu kembali mengancam gawang "Asykar Bertuah". Namun, kali ini sundulan kerasnya masih bisa digagalkan Amin. Lima menit kemudian Persib memperlebar jarak melalui sundulan M Ridwan.
Memanfaatkan umpan silang Atep, mantan pemain tim nasional Indonesia itu mengarahkan bola ke tiang jauh gawang lawannya sehingga mengubah skor menjadi 3-1.
Keunggulan Persib semakin jauh setelah menit 80 Herman Dzumafo menciptakan gol melalui titik penalti. Hingga peluit panjang ditiup, Persib unggul 4-1.(sf)

Persipura vs Persiba = 2-0 , Mafia Judi gagal Menangkan Beruang Madu

Pemain Timnas Lebanon yang oleh federasi sepakbola lebanon telah dijatuhi hukuman tidak boleh lagi beredar di dunia sepakbola dikarenakan terkait kasus mafia judi dalam laga lebanon vs qatar yang berakhir 0-1tetap diturunkan oleh klubnya persiba balikpapan saat menantang tuan rumah persipura jayapura sore ini di stadion mandal jayapura .

namun sayang mafia judi tersebut gagal membawa timnya menang karena dipimpin zah rahan dan boaz salossa mereka berhasil ditumpas .

Persipura tampil dominan. Bahkan, dalam 10 menit awal pertandingan, Persipura mendapat 4 peluang emas di mana 3 di antaranya mampu digagalkan kiper Persiba, Wawan Hendrawan.

Terus dibombardir, pertahanan Persiba akhirnya jebol juga. Pada menit 18, Zah Rahan berhasil membuat Persipura unggul 1-0. Zah Rahan sukses mengkonversikan assists dari Boaz Solossa menjadi gol.
Persipura berpeluang menggandakan keunggulan menjadi 2-0 andai tendangan penalti Boaz tak digagalkan Wawan Hendrawan.
Namun Boaz tak butuh waktu lama untuk menebus kesalahannya. Pada menit 33, Boaz berhasil menggandakan keunggulan Persipura menjadi 2-0 yang akhirnya bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persipura tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Sebaliknya Persiba sukses dipaksa bermain bertahan. Namun sayang peluang demi peluang yang diciptakan tuan rumah gagal dikonversikan menjadi gol. Alhasil skor 2-0 untuk keunggulan Persipura bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan tambahan tiga poin ini, Persipura kini berada di peringkat dua dengan koleksi 15 poin dari 8 pertandingan. Sedangkan Persiba berada di peringkat 12 dengan torehan 9 poin dari delapan pertandingan.

Susunan Pemain
Persipura:
Yoo Jae-hoon, Ricardo Salampessy, Otavio Dutra, Bio Paulin, Lim Jun-sik, Zah Rahan Karangar, Imanuel Wanggai, Gerald Pangkali, Ortizan Salossa, Boaz Solossa, Patrich Wanggai

Persiba:
Wawan Hendrawan, Precious Emuejeraye, Alfian Habibi, Patrice Nzekou, Luca Savic, Mahmoud El Ali, Gangga Mudana, Syakir, Moustapha El Kassa, Absor Fauzi, Fengky Turnando (ibk)

Halim Mahfudz Dilarang Injakkan Kaki di Kantor PSSI , kalo berani langsung Disergap

Usai dipecat dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI, Halim Mahfudz kini dilarang menginjakkan kaki ke kantor PSSI.

Larangan itu diperintahkan oleh Staf ahli PSSI bidang luar negeri Rudolf Yesayas kepada para petugas keamanan dan staf keamanan kantor PSSI. "Saya perintahkan, jika ada Halim Mahfudz ke sini, dia dilarang masuk. Sekarang dia statusnya sudah bukan karyawan lagi," ujar Rudolf tegas memerintah.

Para pegawai dan staf itu pun hanya mengangguk menuruti perintah tersebut. Saat ditanya mengenai alasan melarang Halim Mahfudz berkunjung ke kantor PSSI, Rudolf menegaskan bahwa itu perlu dilakukan untuk mengamankan semua dokumen PSSI yang berada di dalam kantor. "Itu untuk keamanan dokumen," katanya tegas.

Sebelumnya, Halim Mahfudz resmi dicopot dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Rabu (26/2/2013).

Rapat itu dihadiri oleh empat orang Exco PSSI yang statusnya baru saja dipulihkan statusnya, yakni La Nyalla Matalitti, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan, dan Tony Apriliani.

Selain mereka, dua anggota Exco lainnya yang hadir adalah Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin dan Mawardi Nurdin. Sementara Anggota Exco yang tidak hadir dalam rapat ini adalah, Sihar Sitorus, Tuti Dau, Widodo Santoso, Farid Rahman dan Bob Hippy.

Untuk selanjutnya, posisi Halim MMahfudz akan digantikan oleh Hadiyandra yang sebelumnya pernah menjabat Palaksana Tugas (Plt) Sekjen saat menggantikan Tri Goestoro yang mengundurkan diri.(et)

RESMI : Nil Maizar Diberhentikan sebagai pelatih Timnas

Selain memberhentikan Halim Mahfudz sebagai Sekjen, rapat Eksekutif Komite (Exco) PSSI juga memutuskan untuk mengganti Nil Maizar sebagai pelatih Timnas Indonesia. Posisi Nil Maizar digantikan oleh pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco.

"Rapat exco menyetujui pelatih kepala timnas adalah Luis Manuel Bllanco dan tim yang ada di bawahnya. Dengan demikian posisi Nil Maizar selaku pelatih timnas telah digantikan oleh Blanco," kata Sekjen PSSI yang baru Hadiyandra saat membacakan hasil rapat exco PSSI di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Rabu (27/2).

Hadiyandra juga menyampaikan, exco PSSI secara resmi menyetujui pembentukan Badan Tim Nasional (BTN). PSSI mengangkat Isran Noor sebagai Ketua BTN, dan Harbiansyah Hanafiah sebagai Wakil Ketua BTN.

Pembentukan BTN, kata dia, sesuai dengan statuta dan Peraturan Organisasi (PO) PSSI nomor 7 tahun 2010 tentang Pembentukan BTN belum dicabut. "Aturannya belum dicabut, hanya perlu direvisi," ungkap Hadiyandra.

Pemberian SK BTN akan dilakukan Selasa pekan depan. Mengenai struktur organisasi BTN diserahkan kepada Isran Noor dan Harbiansyah untuk mengisinya.

Hadiyandra menambahkan pemanggilan pemain akan dilakukan oleh PSSI atas rujukan BTN. "Diharapkan paling lambat Selasa depan, timnas yang diiisi pemain-pemain terbaik dari dua liga bisa mengikuti Training Centre," ujarnya(fsd)

RESMI : Halim Mahfudz Dipecat !

Seperti diduga sebelumnya, rapat eksekutif komite (exco) PSSI akhirnya memutuskan untuk memberhentikan Halim Mahfudz sebagai Sekretaris Jendral Sekjen PSSI. Halim kemudian digantikan oleh Hadiyandra yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Sekjen.

"Rapat exco memutuskan sepakat untuk mengganti sekjen atas nama nama Halim Mahfudz," kata Hadiyandra saat membacakan hasil rapat exco PSSI di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Rabu (27/2).

Hadiyandra mengatakan, anggota exco tetap menggucapkan terimakasih kepada Halim Mahfudz yang selama ini sudah bertugas. "Tentu peserta rapat mengucapkan terimakasih atas apa yang beliau laksanakan selama menjabat sekjen," ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa rapat exco menyepakati untuk mengangkat dirinya sebagai Sekjen yang baru. Sementara surat pemberitahuan  kepada Asian Football Confederation (AFC) dan FIFA tentang penggantian Sekjen akan dilayangkan.

"Surat pemberitahuan pemberhentian sekjen akan segera dikirim dua hari ke depan ke AFC dan FIFA dan seluruh instansi terkait," jelasnya(af)

PSSI Gelar Rapat Exco, Halim Mahfudz Hampir Pasti Dibuang ke Habitatnya

Rapat eksekutif komite (Exco) PSSI yang digelar di Kantor PSSI, Senayan Jakarta, Rabu (27/2) tampak berbeda dengan rapat exco biasanya. Itu karena rapat dihadiri oleh empat anggota exco yang notabene berasal dari kelompok Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).

Keempat anggota Exco itu adalah La Nyalla Mattalitti, Tony Aprilani, Erwin Dwi Budiawan dan Roberto Rouw. Sebelumnya La Nyalla Cs sudah menyatakan kembali berkantor di PSSI sejak Jumat 22 Februari lalu. Selain La Nyalla Cs, rapat tersebut juga dihadiri oleh anggota exco lainnya, yakni Mawardi Nurdin.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin memimpin jalannya rapat. Sementara itu lima anggota exco lainnya tidak hadir. Mereka adalah Farid Rahman (Waketum PSSI), Sihar Sitorus, Tuti Dau, Bob Hippy dan Widodo Santoso tidak hadir.

Hadirnya La Nyalla Cs di rapat exco membuat posisi Halim Mahfudz sebagai sekjen PSSI terancam. Pasalnya, saat menyatakan kembali ke PSSI Jumat lalu, La Nyalla Cs sudah meminta Ketum PSSI untuk membuang  Halim sebagai Sekjen dan mengembalikannya ke Habitattnya. "Umurnya Halim tidak lama lagi. Saya akan usulkan agar Halim Mahfudz dipecat," tegas La Nyalla.

Seperti apa nasib Halim Mahfudz? Menarik ditunggu apa hasil rapat exco beberapa jam ke depan.(dg)

Kantor PSSI dijaga Preman berbadan Kekar dan bermuka jelek , La Nyalla gak takut !

Rencana kehadiran La Nyalla Mattalitti dalam rapat Komite Eksekutif, PSSI dijaga ketat oleh beberapa pria bertubuh kekar dan bermuka jelek . Menanggapi hal itu, La Nyalla mengaku tak gentar.

Lima orang berbadan kekar dan bermuka jelek tampak berjaga di depan pintu masuk kantor Sekretariat PSSI, senayan, Jakarta, Rabu (27/2/2013) WIB. Sementara, sekitar enam orang lainnya berjaga di dalam kantor.

Para 'pengawal' itu merupakan orang suruhan dari Sekertaris Jendral PSSI Halim Mahfudz. Dia beralasan bahwa La Nyalla dkk tak berhak hadir dalam Rapat Exco karena tidak mendapatkan undangan dari PSSI.

Menanggapi hal itu, La Nyalla mengaku tetap akan hadir dalam Rapat tersebut dan tak gentar dengan keamanan ketat di Kantor Sekretariat PSSI.

"Kita tetap hadir sekalipun Halim (Mahfudz) tidak mengundang. Kita dapat pesan singkat langsung dari Ketum (Djohar Arifin)," tegas La Nyalla kepada wartawan.

"Keamanan bagus, itu mengamankan kita semua. Saya tidak takut, saya lawan seribu orang juga tidak takut. Sekali layar terkembang, pantang kita bersurut," La Nyalla menyambung.

La Nyalla juga mengungkapkan agenda Rapat Exco hari ini. "Agenda pengesahan BTN (Badan Tim Nasional) dan masalah Kongres 17 Maret nanti."[df]

La Nyalla Datang, Kantor PSSI Dijaga Ketat Preman Bermuka jelek dan berbadan Kekar

- Menjelang kedatangan La Nyalla Mattalitti dkk untuk menghadiri Rapat Komite Eksekutif (Exco), Kantor Sekretariat PSSI terlihat dijaga ketat oleh organisasi massa.

Lima orang berbadan kekar dan bermuka madesu alias masa depan suram dan jenderung jelek , tampak berjaga di depan pintu masuk kantor Sekretariat PSSI, senayan, Jakarta, Rabu (27/2/2013) WIB. Sementara, sekitar enam orang lainnya yang serupa berjaga di dalam kantor.

Ya, hari ini La Nyalla Mattalitti dan tiga orang anggota Exco yang telah dipulihkan, Robertho Rouw, Erwin Budiawan, dan Toni Apriliani menyambangi Kantor PSSI untuk menghadiri rapat yang rencananya dimulai pukul 13:30 WIB.

Sejumlah orang yang berjaga-jaga di depan Kantor PSSI tersebut merupakan suruhan dari Sekjen Halim Mahfudz. Dia beralasan bahwa La Nyalla dkk tidak mendapatkan undangan untuk menghadiri Rapat Exco tersebut.

Kendati demikian, La Nyalla memastikan tetap akan hadir di rapat tersebut. Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur itu juga mengaku diundang oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin melalui pesan singkat.

Saya akan datang ke rapat Exco pada jam 13.30 WIB. Saya datang bersama Robertho Rouw, Erwin Dwi Budiawan, dan Toni Aprilani,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Rabu(27/2/2013) WIB.
“Saya mendapatkan undangan langsung dari Djohar Arifin. Jadi walaupun tidak mendapatkan undangan resmi dari Halim Mahfudz, saya tidak peduli,” ia menyambung.

Rapat Exco PSSI hari ini rencananya membicarakan masalah persiapan Kongres PSSI 17 Maret nanti, pengelolaan Timnas jelang pertandingan melawan Arab Saudi di Pra-Piala Asia 2015, serta beberapa agenda lain.[iaf]

Menpora Tegaskan Agenda Kongres tetap berdasar surat FIFA 15 Febuari , Bukan KLB

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo cukup optimis Kongres 17 Maret yang akan diselenggarakan PSSI dapat berjalan dengan baik. Ia berharap kongres tersebut tidak dikacaukan oleh oknum-oknum tertentu.

"Kita percayakan saja kepada PSSI untuk menjalankan sebaik-sebaiknya. Mari kita kawal agar sukses dan tidak dikacaukan oleh oknum-oknum," kata Roy Suryo via telepon, Rabu (27/2).

Terkait agenda kongres, Roy menyatakan tetap mengacu pada surat FIFA yang dikirim Sekjen FIFA Jerome Valcke tertanggal 15 Februari 2013. "Agenda tetap sesuai Surat yang dikirim FIFA melalui Jerome Valcke sebelumnya," ujar Roy.

Sementara soal status kongres yang disebut Kongres Luar Biasa oleh Primo Corvaro Head of Member Associations FIFA, Roy menjelaskan bahwa hal itu disebabkan waktu persiapan yang kurang. "Itu hanya karena waktu persiapannya yang kurang dari empat minggu," ujar Roy.

Politisi asal Partai Demokrat itu meminta agar PSSI dan KPSI menjalankan komitmen dan kesepakatan yang telah ditandatangani Djohar Arifin maupun La Nyalla Mattalitti. "Ayo jalankan kesepakatan dan jangan terpengaruh dengan suara-suara yang tidak menginginkan kongres," tegasnya.(ws)

Terlibat mafia Judi , Striker Persiba Asal Lebanon dihukum Seumur Hidup OUT dari Sepakbola

Federasi sepakbola Asia Barat (WAFF) menjatuhkan sanksi seumur hidup serta denda US$ 15.000 kepada striker klub Indonesia Super League (ISL) Persiba Balikpapan Mahmoud El Ali, dan penyerang tim Malaysia Super League (MSL) Selangor Ramez Dayoub.

Hal itu diungkapkan sekjen WAFF Fadi Zureikat dalam keterangannya kepada wartawan di sekretariat federasi sepakbola Lebanon (FLFA) hari ini. Demikian diwartakan Al-Jadeed TV.

Pemberian sanksi itu berkaitan dengan adanya judi ilegal, dan pengaturan skor yang mempengaruhi liga Lebanon, serta pertandingan tim nasional pada tahun lalu. Sedikitnya 24 pemain, sebagian besar merupakan punggawa tim nasional Lebanon, dan dua pelatih terkena sanksi bervariasi.

Penyidikan ini dilakukan setelah adanya dugaan skandal pengaturan skor pertandingan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 antara Lebanon dan Qatar pada 14 September 2014, di mana Qatar memenangi laga itu dengan skor 1-0 lewat gol Sebastian Soria.

Zureikat juga menegaskan, penyidikan akan melebar ke beberapa pertandingan. Namun Zureikat menyebutkan, hasil penyidikan tidak memberikan pengaruh terhadap hasil pertandingan. Saat ini, kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia sudah masuk putaran final.

WAFF membagi sanksi ke dalam empat kategori. Kategori A berupa sanksi seumur hidup, dan denda US$15.000, kategori B berisikan sanksi tiga tahun, dan denda US$10.000, kategori C adalah sanksi dua tahun, dan denda US$5.000, serta Kategori D berupa sanksi satu tahun, dan denda US$1.000.

Di Kategori A, hanya ada nama El Ali dan Dayoub, sehingga diharuskan menjalani sanksi seumur hidup dan denda US$15.000. Puluhan pemain yang telah dikenakan sanksi ini diberikan hak untuk mengajukan banding.

Menurut Zureikat, terungkapnya puluhan nama dan dua pelatih ini berdasarkan hasil investigasi selama satu pekan yang melibatkan 65 saksi, 18 staf, 44 pemain, dan tiga wasit.(Afroni)

BVSport Resmi Sponsori ISL , Stadion-satdion Mirip Empang dan Kandang kambing segera Diperbaiki

Direktur Utama BVSport, Hari Widodo, menegaskan kerjasama antara pihaknya dengan PT Liga Indonesia selaku operator Indonesia Super League (ISL), bukan sekadar commercial right holder.

Namun, katanya, pihaknya akan benar-benar menjadi business patner yang sangat penting dalam setiap pengembangan industri sepak bola Indonesia melalui kompetisi profesional.

"Tujuan kami ingin meningkatkan profesionalisme di sepakbola Indonesia. Terutama dalam hal sumber daya meningkatkan kualitas pemain," kata Hari kepada wartawan di Hotel Ritz Charlton, Kuningan, Jakarta, Selasa (26/2/2013).

Ketika ditanya soal kisruh dualisme belakangan ini, Hari optimistis kondisi ini tidak akan memengaruhi nilai jual ISL. Namun begitu, dia menekankan pentingnya peningkatan pemain kualitas itu sendiri.

"Saya yakin bisa. Sederhana, negara lain bisa kenapa kita tidak. Nilai jual cukup ada, asal kualitas pemain bisa terus ditingkatkan. Ini penting," imbuhnya

Lebih lanjut mengenai besaran anggaran yang kerjasama dengan. PT Liga Indonesia sebesar Rp1,5 triliun. Hari membeberkan mengenai program 10 tahun ke depan salah satunya berupa pengembangan, dan perbaikan infrastruktur stadium yang masuk kategori mirip empang terlebih kandang kambing .(sf)

RESMI : BVSport Sponsori ISL selama 10 tahun

Gebrakan baru dibuat PT Liga Indonesia (PT LI). Operator Indonesia Super League (ISL) itu menjalin kerja sama dengan BVSport sebagai business partner untuk 10 tahun ke depan.

Kepastian itu didapat setelah pihak PT LI dan BVSport bertemu di sela-sela rapat umum pemegang saham (RUPS) PT LI di Hotel Ritz Charlton, Kuningan, Jakarta, Selasa (26/2/2013). Acara ini sendiri dihadiri 18 klub ISL, Komisaris direksi untuk membahas seluruh program dan anggaran.

Dalam mewujudkan visi dan misinya, PT LI kemudian mengaet BVSport. Dipastikan dana sebesar Rp1,5 triliun siap digelontorkan pihak BVSport.

"Alhamdullilah, kompetisi profesional Indonesia telah masuk babak baru yang positif. Hari ini, BVSport telah resmi menjadi Business Patner PT Liga Indonesia selama 10 tahun," ujar CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.

Diharapkan Djokdri - sapaan akrab Djoko Driyono, dengan melebarkan sayap dengan pihak lain ini bisa membantu PT LI yang membangun kompetisi bersih, profesional dan menciptakan atmosfer pertandingan yang kompetitif tinggi.

"Kontrak ini adalah awal untuk spirit mengembangkan industri sepak bola Indonesia melalui kompetisi sepak bola profesional dikelola oleh PT Liga Indonesia," papar Djokdri. (dg)

Bikin malu Indonesia , Persibo dicabuli klub Myanmar Yangon United 0-3

- Persibo Bojonegoro yang berlaga di liga tarkam IPL bikin malu indonesia setelah gagal membawa poin setelah dicabuli oleh klub cupu asal myanmar Yangon United 0-3.

Sejak awal pertandi ngan Persibo yang membawa pemain seadanya terus mendapat tekanan, namun hingga babak pertama usai kedudukan masih imbang 0-0.

DDi babak kedua Yangon United terus melakukan serangan dan pada menit '55 Kone berhasil mencetak gol ke gawang Persibo. Gol tambahan terjadi lagi pada menit '68 dan '93 juga dicetak oleh Kone Adema.

Hingga babak kedua usai kedudukan tetap tidak berubah dengan hasil 3-0 untuk tuan rumah Yangon United.(hd)

Umuh tegaskan Gak takut tendang Pelatih dan Pemain Persib di paruh Musim

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar berharap pelatih Persib Djadjang Nurdjaman memberikan kesempatan kepada semua pemain. "Tapi saya juga tidak bisa intervensi kepada pelatih. Ya pokoknya pelatih harus pintar-pintar saja," ujar Umuh di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (26/2/2013).

Apalagi lanjut Umuh, berdasarkan komitmen para pemain dan pelatih yang sudah menandatangani diperjanjian apabila dalam setengah musim tidak sesuai dengan permintaan manajemen Persib maka manajemen Persib tidak akan segan-segan untuk menendang, baik pelatih, asisten maupun pemain.

"Karena itu saya meminta kepada tim untuk introspeksi diri. Jangan sampai saya yang disalahkan oleh bobotoh. Saya juga tekankan kepada pemain tidak akan ada lagi bonus walaupun menang apalagi draw, kecuali bonus dari perusahaan," tegasnya lagi.

Menurut Umuh, dihilangkannya bonus kepada pemain bukan sebuah bentuk hukuman tetapi bentuk perhatian kepada tim agar bisa introspeksi. "Saya bilang begini bukan untuk laga besok saja, tapi selanjutnya pun harus menjadi perhatian semua," katanya lagi.(gs)

Persija Pukul Persita , Persib yang terpental ,......

- Kemenangan Persija Jakarta setelah berhasil memukul Persita Tangerang di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (26/2/2013) berdampak pada posisi Persib Bandung di klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2013. Karena Persija yang sebelumnya berada di posisi juru kunci bisa melangkahinya, Persib kini terpental hingga dasar klasemen..

Hingga menyelesaikan 6 pertandingan, Atep dan kawan-kawan baru mengumpulkan nilai 6, hasil sekali menang, 3 kali imbang dan 2 kali kalah. Meski memiliki nilai dan selisih gol yang sama dengan Persela Lamongan, Persib terhindar dari posisi juru kunci lantaran baru memainkan 6 laga. Sedangkan Persela sudah 7 pertandingan.

Posisi ini dipastikan memberikan tekanan tersendiri buat Persib yang baru akan memainkan laga ketujuhnya melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (27/2/2013).(sf)

Djohar SMS La Nyalla , Umur Halim Mahfudz di PSSI Tinggal sampai Besok

PSSI telah memutuskan untuk menggelar rapat eksekutif komite (exco) pada Rabu (27/2) besok. Namun La Nyalla Mattalitti yang sudah kembali menjadi anggota Exco sejak Jumat 22 Februari lalu tidak mendapat undangan secara resmi. Meski begitu pria yang juga menjabat Ketua Kadin Jatim itu akan menghadiri rapat tersebut lantaran mendapat diundang dari Ketua PSSI Djohar Arifin Husein melalui SMS.

"Secara resmi mereka tidak mengundang, tapi saya akan tetap datang," kata La Nyalla Mattalitti saat dihubungi via telepon, Selasa (26/2). La Nyalla menyatakan, bahwa dirinya sudah mendapat undangan dari Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein melalui Short Messages Services (SMS). Hal itu makin membulatkan tekad La Nyalla untuk menghadiri rapat exco.

"Saya diundang Djohar melalui SMS. Enggak masalah karena saya akan tetap datang," ujarnya.

Menurutnya pihak yang berwenang mengeluarkan udangan resmi PSSI adalah Sekjen Halim Mahfudz. Karenanya dia pun meminta wartawan menanyakannya kepada Halim mengapa dirinya tidak diberi undangan resmi. Menurutnya, Halim sudah melampui kewenangan, karena Djohar sudah memerintahkan agar semua anggota exco diundang dalam rapat.

"Tanya sama Halim Mahfudz. Umurnya Halim juga sampai besok karena akan dipecat. Besok saya akan usulkan lagi agar Halim Mahfudz dipecat," tegasnya. (sn)

Persita vs Persija = 0-1 , Pulihkan Harga diri di Jati Diri

Persija akhirnya berhasil meninggalkan posisi juru kunci  setelah berhasil mengalahkan tuan rumah persita dalam laga yang dihelat di stadion jati diri , semarang , 26 febuari 2013.

Nasib klub ibu kota itu musim ini memang sangat menyedihkan . Sejak rentak kejayaan mereka di tahun 2001 , persija tak pernah lagi merasakan kenikmatan berada di jalur juara , namun tahun ini nampaknya menjadi yang terberat . 

Kondisi internal manejemen yang tidak kondusif serta ditinggal kapten mereka , bambang pamungkas menjadi salah satu penyebabnya .

Namun  rahmad affandi melalui golnya sore ini , sepertinya sedikit memulihkan harga diri macan kemayoran di jati diri .setelah mengalahkan persita 0-1.

Gol semata wayang Persija tercipta di babak pertama. Menerima umpan pendek dari Robertino Pugliara, Rahmat yang tak terkawal langsung melepas tembakan ke sudut kanan bawah gawang tuan rumah.

Di babak kedua, Macan Kemayoran terus berusaha menambah koleksi gol mereka. Serangan demi serangan terus dibangun Ismed Sofyan dan kawan-kawan.

Pada menit 57, gelandang Persija Park Kyung-Min melepas tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Namun, usaha pemain asal Korea Selatan itu mampu digagalkan kiper Mukti Ali Raja.

Menit 76, kembali Rahmat Affandi menunjukkan insting bagus di kotak penalti. Pemain bernomor punggung 11 itu melepas tendangan voli keras. Sial bagi Rahmat, tendangannya ditepis oleh Mukti. Hingga laga berakhir, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Persija.

Dengan hasil ini, Macan Kemayoran yang sebelumnya duduk di dasar klasemen naik ke posisi 13 dengan 8 poin. Adapun Persita terpaku di posisi 12 dengan 9 angka. 

Susunan pemain
Persita:
Mukti Ali Raja, Ledi Utomo, Luis DurĂ¡n, Dominggus Fakdawer, Rio Ramandika, Javad Moradi, Maman Jetong, Ade Jantra Lukmana, Kim Dong-Chan, Rishadi Fauzi, Cristian Carrasco

Persija: Adixi Lenzivio, Amarzukih, AA Ngurah Wahyu, Fabiano Beltrame, Ismed Sofyan, Park Kyung-Min, Syahroni, Robertino Pugliara, Johan Juansyah, Defri Rizki, Rahmat Affandi

Nasib Pemain yang Hobi Nubruk-nubruk Ini di klub tarkam Persepar Makin gak jelas

Nasib pemain yang punya visi bermain rendah , hanya mengandalkan kecepatan tanpa ada presisi , crossing buruk dan sering nubruk-nubruk lawan , Oktovianus Maniani untuk melanjutkan karier di dunia sepak bola masih belum menemui titik terang.

Hingga kini Okto belum mendapatkan kejelasan terkait kontraknya bermain di klub tarkam  Persepar Palangkaraya.

''Sejauh ini belum ada kesepakatn kontrak hitam diatas putih. Saya masih nunggu,'' kata Okto ketika dihubungi wartawan, Selasa (26/2). Okto mengakui memang ada pembicaraan terkait kontrak selama satu tahun di klub tarkam  Persepar.

''Pembicaraan dihubungi lewat telepon,'' katanya. Namun, menurutnya sampai kini belum ada kejelasan dan kesepakatan. ''Saya berprinsip jika belum ada kesepakatan hitam di atas putih maka belum resmi,'' lanjutnya.

Okto mengaku siap jika harus hengkang dari Persepar. ''Jika belum ada hingga besok dan belum juga ada tanda tangan kontrak, saya akan pindah mencari klub,'' katanya.

Sebelumnya, Okto sempat ke Palangkaraya pada Jumat (22/2) dan sempat melakoni laga uji coba pada Ahad (24/2). Namun, hingga kini, Okto masih belum mendapat kejelasan apakah akan masuk ke dalam skuad Persepar. Sementara Persepar akan menjalani laga perdana tarkam  Liga Prima Indonesia (IPL) melawan Perseman Manokwari pada Ahad (3/3) mendatang.

Terkait ketidakjelasan nasib itu, Okto sudah mempersiapkannya dengan mengikuti latihan dan uji coba dengan klub lainnya.

Okto tidak menampik jika dia tertarik untuk bermain bersama Persepar. ''Saya sebenarnya tertarik dengan program Persepar yang memiliki motivasi untuk bersaing dengan klub-klub  di IPL. Dia tim bagus, ada Bima Sakti dan saya belum pernah bermain untuk Palangkaraya,'' katanya.

Sebelumnya, Okto bermain di klub kasta tertinggi ISL, Persiram Raja Ampat. Namun karena keputusannya untuk membela tim nasional Indonesia membuat manajemen klub Persiram memutus kontraknya di tengah jalan. Praktis dia tidak memiliki klub di paruh kedua kompetisi musim 2011-2012.

Beberapa klub sempat tertarik untuk mengontrak dia, salah satunya klub tarkam Persepar.(gd)