Stefano Lilipaly Pede Tembus Skuad Inti Timnas

Nada optimistis ditunjukkan salah satu pemain naturalisasi yang baru saja bergabung dengan tim nasional Indonesia, Stefano Lilipaly. Pemain yang memperkuat klub Almere City itu yakin bisa menembus skuad utama timnas Indonesia.
"Saya optimistis. Saya berharap bisa melawan Arab Saudi. Untuk administrasi akan diurus, namun saya sudah bisa bermain karena sudah memiliki paspor," kata Stefano Lilipaly di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (11/3).
Stefano sendiri sudah bergabung pada Minggu (10/3) malam. Ia juga telah mengikuti latihan timnas, Senin (11/3) sore. Dalam kesempatannya, Stefano menyatakan tak mempunyai kendala dalam latihan pertama.
"Tidak ada masalah meski saya baru tiba, Minggu malam. Saya bisa menjalani latihan tanpa ada rasa lelah. Latihan berjalan baik," kata Stefano.
Terkait cuaca, Stefano juga mengatakan demikian. "Tidak ada masalah dengan cuaca. Semua baik-baik saja, walaupun Indonesia memang memiliki cuaca yang berbeda dengan Belanda," jelas Stefano.
"Saya optimistis. Saya berharap bisa melawan Arab Saudi. Untuk administrasi akan diurus, namun saya sudah bisa bermain karena sudah memiliki paspor," kata Stefano Lilipaly di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (11/3).
Stefano sendiri sudah bergabung pada Minggu (10/3) malam. Ia juga telah mengikuti latihan timnas, Senin (11/3) sore. Dalam kesempatannya, Stefano menyatakan tak mempunyai kendala dalam latihan pertama.
"Tidak ada masalah meski saya baru tiba, Minggu malam. Saya bisa menjalani latihan tanpa ada rasa lelah. Latihan berjalan baik," kata Stefano.
Terkait cuaca, Stefano juga mengatakan demikian. "Tidak ada masalah dengan cuaca. Semua baik-baik saja, walaupun Indonesia memang memiliki cuaca yang berbeda dengan Belanda," jelas Stefano.(fh)

Hari Ini , PSSI Sebar 100 Undangan ke Peserta Kongres

Setelah proses verifikasi usai, PSSI mulai mengirim surat undangan peserta Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan diselenggarakan 17 Maret mendatang. Senin (11/3) hari ini, PSSI mulai mengirim undangan ke peserta yang lolos verifikasi.

"Sedang dalam proses. Hari ini akan dikirim melalui fax, jadi langsung sampai," ujar Hadiyandra kepada wartawan di Kantor PSSI, Senin (11/3).

Terkait 21 voters yang dinilai dispute, Hadiyandra menyatakan sudah diselesaikan lewat rapat pimpinan. Ia meyakinkan bahwa 100 undangan peserta kongres tidak salah alamat.

"Untuk 21 voter yang sempat dispute, semua telah disepakati oleh pimpinan, jadi 100 peserta yang dikirim undangannya, dan telah disetuju tim verifikasi," jelasnya.

Seperti diketahui, Tim verifikasi yang beranggotakan Togar Manahan Nero, Sefdin Syaefudin, Maorice Tuguis, Agus Yasmin, Bustami dan Finantha telah merampungkan pekerjaannya. Tim yang diketuai Agus Yasmin tersebut bekerja sejak tanggal 5 sampai 8.(sg)

Gaji Diego Michiels , Bos Jakarta Fc : Coba Tanya ke Arema IPL




CEO jakarta FC, Bambang Sucipto, membantah bahwa pihaknya tidak melunasi gaji pemain naturalisasi asal Belanda, Diego Michiels, hingga 11 bulan. Menurut Bambang, semua permasalahan terkait tunggakan gaji Diego Michiels, sudah diselesaikan oleh manajemen klub, sebelum kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim 2013 bergulir.
"Kami sudah menyelesaikan semua tunggakan gaji pemain. Tidak mungkin kami melakukan itu, apalagi menunggak gaji pemain hingga 11 bulan," ujarnya saat dihubungi , Senin (11/3/2013).
Bambang Sucipto menjelaskan, Diego Michiels memang dikontrak selama dua tahun oleh  jakarta FC. Namun di tengah jalan, Diego dipinjamkan ke Arema palsu IPL, untuk membela klub asal Malang itu berlaga di AFC Cup 2012.
"Dia memang sempat bermain di klub kami. Kemudian dia membela Arema IPL. Coba ditanyakan lebih lanjut kepada manajemen Arema," kata Bambang.
Sebelumnya diberitakan bahwa Diego Michiels memutuskan untuk tidak kembali bergabung membela  jakarta FC di musim kompetisi ini. Diego enggan bergabung ke klub tersebut, lantaran manajemen klub yang belum menyelesaikan tunggakan gajinya. “Saya dikontrak  jakarta FC selama dua tahun. Tetapi gaji saya belum dibayar selama 11 bulan,” tuturnya.(hf)

Tak Digaji 11 Bulan, Diego Michiels Kapok Main di Jakarta FC

Diego Michiels memutuskan tidak akan kembali bergabung membela klub jakarta fc di IPL. Keengganan Diego bergabung ke klub tersebut, lantaran hingga saat ini manajemen jakarta Fc belum menyelesaikan tunggakan gaji pemain naturalisasi asal Belanda itu.
“Saya dikontrak klub jakarta fc selama dua tahun. Tetapi gaji saya belum dibayar selama 11 bulan,” ujarnya.

Berbagai upaya sudah dilakukan pacar artis cantik Nikita Willy itu. Diego mengaku sudah menghubungi manajemen jakarta fc, serta meminta tanggung jawab PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola kompetisi IPL, untuk menyelesaikan tunggakan gajinya.

Namun Diego tidak pernah mendapatkan jawaban pasti kapan tunggakan gajinya akan diselesaikan. Menurut Diego, manajemen jakarta fc dan PT LPIS hanya mempermainkan nasibnya.
“Saya sudah mencoba menghadap ke manajemen jakarta fc, Pak Hadi Basalamah dan Bambang Sucipto. Tetapi mereka malah menyuruh saya ke CEO LPIS, Widjajanto. Saya menilai mereka tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.
Untuk menghidupi keperluan sehari-hari, Diego Michiels mengaku terpaksa hanya mengandalkan uang tabungannya. Dia pun meminta manajemen jakarta fc  segera menyelesaikan tunggakan gajinya itu.
“Saya hanya meminta klub menyelesaikan tunggakan gaji. Saya tidak mau kembali ke klub itu. Trauma,” katanya.
Diego Michiels kini memilih fokus mengikuti pelatnas timnas Pra Piala Asia 2015. Dia belum berpikir mencari klub baru di kompetisi musim 2012-2013. “Sebenarnya banyak tawaran yang masuk ke saya, tetapi saya memilih fokus di timnas. Mungkin setelah kongres PSSI saya akan mencari klub baru,” tuturnya.(db)

Simon Resmi Hengkang dari PBR



-Simon McMenemmy resmi hengkang dari tim yang telah dibinanya selama sekitar empat bulan terakhir ini, Pelita Bandung Raya (PBR). Simon menyatakan secara langsung kepastiannya hengkang pada Senin (11/3).
Pada akun twitter resmi milknya, @simcm7, pria berkebangsaan Inggris itu menyatakan pengunduran dirinya dari tim yang baru dibentuk pada November 2012 lalu tersebut.
"I'm a proud man so I will be the 1 to confirm that I will be leaving PBR, Results speak louder than developing young players, disappointed," tulis Simon dalam akun twitternya tersebut, Senin (11/3) sekitar pukul 13.00 WIB.
(Saya pria yang berbangga, sehingga saya akan menjadi orang pertama yang mengkonfirmasi bahwa saya akan mengundurkan diri dari PBR. Hasil ternyata lebih menetukan daripada pengembangan pemain muda. Kecewa.)
Kekecewaan Simon tersebut dikarenakan manajemen mengevaluasi dirinya karena 10 pertandingan terakhir yang berakhir kurang baik. PBR hanya menorehkan dua kali menang, sedangkan sisanya hanya 3 seri dan 5 kalah. Hasil tersebut menjadi pertimbangan berat manajemen untuk meninjau ulang Simon, daripada mempertahankan target jangka panjang yang dicanangkan pada awal tim dibentuk.
Meskipun Simon sudah mengungkapkan pengunduran dirinya melalui akun twitter, sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Manajemen.(sf)

Tawuran GOBLOK nan Alay Sesama Suporeter PSPS di Serahkan ke Polisi

Tewasnya salah seorang anggota kelompok suporter PSPS, Tegar Saputra (15), akibat bentrok Konyol , goblok nan alay dari sesama suporter  psps jelang pertandingan PSPS Kampar Riau menghadapi Persepam Madura, sangat disayangkan tim PSPS. Manajer PSPS, Boy Sobirin mengucapkan turut berduka cita dan meminta persoalan ini diselesaikan dengan baik.

''Masalah bentrok ini sudah ditangani aparat penegak hukum. Sudah ditangan polisi. Kita percayakan kepada aparat kepolisian,'' jelas Boy Sobirin di Rumah Sakit Lancang Kuning, Pekanbaru, Minggu (10/3/2013).

Boy Sobirin juga menghimbau semua kelompok untuk bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan apapun. ''Mari serahkan semuanya kepada aparat,'' ujarnya.

tim dan suporter PSPS tengah berduka. Pasalnya, jelang pertandingan PSPS menghadapi tim tamu Persepam Madura yang berakhir dengan kekalahan 0-1 di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, terjadi bentrok antara dua kelompok suporter yaitu kelompok Asykar Theking dan Curva Nord 1955, di Desa Tambang, Danau Bingkuang, Kampar, Riau.

Bentrok berawal dari saling ejek di perjalanan dan berakhir dengan bentrok. Namun awalnya bentrok ini bisa diamankan oleh pihak kepolisian. Namun naas, beberapa orang rombongan Asykar Theking ternyata tertinggal dari kelompoknya, dan saat berpapasan dengan kelompok Nord, karena jumlah yang tak berimbang, kelompok Asykar Theking dihajar oleh Nord hingga terluka parah.

Paling tidak tiga orang dilarikan ke RS Lancang Kuning, namun naas bagi Tegar Saputra, yang masih berumur 15 tahun akhirnya meninggal karena pendarahan pada bagian kepala yang sangat serius. Tegas sempat mendapat pertolong beberapa jam, namun nyawanya tak tertolong. Sementara dua rekannya yang lain saat ini masih mendapat pertolongan intensif dari rumah sakit.
Saat ini, jenazah Tegar Saputra telah disemayamkan di rumah duka di Jalan Hang Jebat Pekanbaru. (ad)

GOBLOK ! Sesama Suporter Psps Tawuran , Satu Tewas !

Tim dan suporter PSPS tengah berduka. Pasalnya, jelang pertandingan PSPS menghadapi tim tamu Persepam Madura yang berakhir dengan kekalahan 0-1 di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, terjadi bentrok antara dua kelompok suporter yaitu kelompok Asykar Theking dan Curva Nord 1955, di Desa Tambang, Danau Bingkuang, Kampar, Riau.

Bentrok berawal dari saling ejek di perjalanan dan berakhir dengan bentrok. Namun awalnya bentrok ini bisa diamankan oleh pihak kepolisian. Namun naas, beberapa orang rombongan Asykar Theking ternyata tertinggal dari kelompoknya, dan saat berpapasan dengan kelompok Nord, karena jumlah yang tak berimbang, kelompok Asykar Theking dihajar oleh Nord hingga terluka parah.

Paling tidak tiga orang dilarikan ke RS Lancang Kuning, namun naas bagi Tegar Saputra, yang masih berumur 15 tahun akhirnya meninggal karena pendarahan pada bagian kepala yang sangat serius. Tegar sempat mendapat pertolong beberapa jam, namun nyawanya tak tertolong. Sementara dua rekannya yang lain saat ini masih mendapat pertolongan intensif dari rumah sakit.

bentrok sesama suporter PSPS terjadi, Minggu (10/3/2013) siang jelang laga PSPS menghadapi tim tamu Persepam Madura. Bentrok terjadi di Desa Tambang, Danau Bingkuang, Kampar antara kelompok Asykar Theking dan Curva Nord 1955. Namun pihak kepolisian berhasil mengamankan. Namun ternyata bentrok berlanjut hingga terjadi penyerangan terhadap sisa kelompok Asykar Theking yang tertinggal dari kelompoknya.

Saat ini, jenazah Tegar Saputra telah disemayangkan di rumah duka di Jalan Hang Jebat Pekanbaru. (ti)